Senin, 14 Mei 2018

Daily Activity ( Indonesian Version)


Hello guys kembali lagi di blog aku,hari ini saya berangkat dari rumah menuju ke kampus pukul 06:30 am,sampai di kampus saya bersama teman-teman langsung one line.Seperti biasanya sebelum masuk di kitchen,kami,absen diperiksa kelengkapan alat,cek grooming dan lainnya.Setelah itu kami masuk di kitchen untuk menyimpan barang-barang kami di loker dan kembali one line di cool kitchen.Sambil menunggu dosen yang incharge kami disuruh oleh senior yang icharge untuk membaca-baca small book.


Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan sedikit seputar indonesian food yang merupakan menu praktik kami pada hari ini. Mulai dari appatizer hingga dessert.


1. Jalangkote (appatizer)




Jalangkote adalah makanan ringan kuliner khas Makassar yang bentuknya serupa dengan kue pastel. Bedanya kue pastel memiliki kulit yang lebih tebal dibandingkan jalangkote dan bila pastel dimakan bersama cabe rawit, jalangkote dimakan bersama sambal cair campuran cuka dan cabe.Jalangkote memiliki isi wortel dan kentang yang dipotong dadu, tauge, serta laksa yang ditumis dengan menggunakan bawang putih, bawang merah, merica, dan bumbu-bumbu lainnya.


2. Sosok utan (soup)




Sosok utan merupakan salah satu jenis hidangan indonesian food yang terbuat dari berbagai jenis sayuran. Seperti, bayam, labu, dan irisan daging ayam.


3. Konro bakar dan nasi putih (main course)




Konro bakar terinspirasi dari masakan modern seperti steak. Walaupun proses memasaknya ala barat tetapi bumbu yang digunakan tetap tradisional Makassar.Konro bakar disajikan dengan bumbu kacang khas Makassar dengan taburan bawang goreng diatasnya dan kuah sop konro serta nasi putih.


4. Pisang ijo (dessert)




Pisang ijo atau es pisang ijo adalah sejenis makanan khas di Sulawesi Selatan, terutama di kota Makassar. Makanan ini terbuat dari bahan utama pisang yang dibalut dengan adonan tepung berwarna hijau. Cara memasaknya dengan mengukus di dandang. Adonan tersebut dibuat dari tepung, air, dan pewarna hijau yang terbuat dari campuran air dengan daun suji atau pandan.


Nah, itulah sedikit penjelasan tentang seputar indonesian food terkhusus di daerah sulawesi selatan. Selanjutnya seperti biasa setelah praktik kami harus melaksanakan general cleaning, yang dimana tujuannya adalah agar daerah kitchen tetap berada dalam keadaan yang bersih dan hygiene. Baik dari area kerja maupun peralatan yang digunakan. General Cleaning dilaksanaakan bersamaan dengan senior. Dilaksanakan mulai dari hal yang paling kecil hingga yang paling besar. General Cleaning berlangsung sekitar beberapa jam dan berakhir setelah semuanya dalam keadaan bersih.

Kamis, 03 Mei 2018

Utensil & Equipment


Name : Cookie Cutter
Function : Untuk mencetak aneka cookie agar terlihat rapi dan menarik
Material : Stainless Steel
Cleaning : Dengan cara merendam dengan air deterjent dan napkin


Name : Spider Skimmer
Function : Untuk memasak dan mengambil makanan yang tidak memerlukan air dari panci
Material : Stainless Steel
Cleaning : Menggunakan air hangat dan sabun


Name : Saute Pan
Function : Untuk membuat sauce
Material : Stainless Steel
Cleaning : Menggunakan Spons dan Sabun


Name : Grater
Function : Untuk memarut buah atau makanan lainnya
Material : Stainless Steel
Cleaning : Menggunakan air setelah itu dikeringkan agar tidak berkarat


Name : Microwave
Function : Untuk memanaskan dan menghangatkan makanan dan mencairkan makanan beku
Material : Stainless Steel
Cleaning : Menggunakan air dan napkin


Name : Tilting Pan
Function : Untuk menggoreng,atau membuat suatu makanan dalam jumlah banyak
Material : Stainless Steel
Cleaning : Menggunakan napkin dan air







Food Terminologi


1. SATE




Kata "sate" atau "satai" diduga berasal daribahasa Tamil. Diduga sate diciptakan oleh pedagang makanan jalanan di Jawa sekitar awal abad ke-19, berdasarkan fakta bahwa sate mulai populer sekitar awal abad ke-19 bersamaan dengan semakin banyaknya pendatang dari Arab dan pendatang Muslim Tamil dan Gujarat dari India ke Indonesia. Hal ini pula yang menjadi alasan populernya penggunaan daging kambing dan domba sebagai bahan sate yang disukai oleh warga keturunan Arab.

2. Songkolo Bagadang




Songkolo Bagadang adalah makanan khas Bugis Makassar di Sulawesi Selatan. Songkolo adalah beras ketan yang diolah dengan cara dikukus atau direbus kemudian disajikan dengan taburan kelapa yang gurih dan manis dengan pendamping ikan asin dan sambal tumis. Biasanya dikemas menggunakan daun pisang. Di Makassar, makanan ini biasanya dijual pada saat mulai malam sampai pagi hari. Sesuai namanya ”Bagadang” (begadang), makanan ini dikonsumsi pada malam hari oleh para penjelajah malam seperti pekerja malam atau orang-orang yang aktivitasnya di malam hari.

3. Nasi Uduk




Nasi uduk adalah nasi kukus khas Indonesia yang dimasak dengan santan yang berasal dari Jakarta, yang dapat ditemukan secara luas di seluruh negeri.Nasi uduk secara harfiah berarti "nasi campur" dalam dialek Betawi, terkait dengan istilah Indonesia aduk ("campuran"). Nama ini menjelaskan persiapan hidangan itu sendiri yang membutuhkan lebih banyak bahan (santan, cengkeh, sereh, kayu manis, dan daun pandan) daripada memasak nasi kukus umum dan lauk tambahan.

4. Rendang (Indonesia)


Pada tahun 2011, rendang dinobatkan sebagai hidangan peringkat pertama dalam daftar 50 Hidangan Terlezat Dunia yang digelar oleh CNN International. Rendang adalah masakan daging bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan santan kelapa selama berjam-jam hingga kering dan berwarna hitam pekat.

5. Tom Yum (Thailand)


Tom Yum adalah sup yang berasal dari Thailand. Sup ini merupakan salah satu makanan Thailand yang populer di dunia. Di Thailand, Tom Yum biasanya dibuat dengan bahan utama udang, ayam, ikan, atau jamur.

6.Cethil

Cethil terbuat dari tepung sagu. Makanan khas Jogja yang satu ini diolah dan dicampur dengan berbagai pewarna makanan atau pewarna alami yang tentunya sangat aman untuk di konsumsi. Pada bagian luar cethil ditaburkan parutan kelapa sehingga rasanya semakin enak. Jajanan ini biasanya tersedia di pasar tradisional Kota Jogja.


5. Tiwul

Tiwul adalah makanan khas Jogja tepatnya Kabupaten Gunungkidul. Tiwul terbuat dari singkong dan menjadi makanan pengganti beras bagi penduduk setempat yang menyukai tiwul. Penyajian tiwul biasanya dengan kelapa dan gula agar rasanya lebih enak.


6. Gatot


Gatot adalah makanan khas Jogja dari Gunungkidul juga. Gatot juga terbuat dari singkong. Makanan ini biasanya dipadukan dengan tiwul. Warnanya hitam atau coklat dan berasa manis. Teksturnya kenyal dan aromanya sangat khas.


7. Geplak




Geplak terbuat dari daging kelapa yang dicampur dengan gula. Penyajian geplak lebih menarik dengan beragam warna. Bisa dibilang, jajanan ini adalah jajanan yang manis.


8. Bakpia
Bakpia adalah makanan khas Jogja yang paling banyak dicari sebagai oleh-oleh. Jika Anda berkunjung ke Jogja dan ingin membawa buah tangan untuk keluarga atau sahabat, bakpia adalah makanan yang tepat. Kita bisa menemukan bakpia di seluruh penjuru kota Jogja.


9. Yangko

Yangko adalah makanan khas Jogja juga. Makanan ini terbuat dari tepung beras, rasanya manis dan kenyal. Biasanya yangko berbentuk kotak dengan warna yang bermacam-macam.


10. Kipo

Kipo adalah makanan khas Jogja yang terakhir, khususnya daerah Kotagede. Kipo ditengarai berasal dari kata iki opo (ini apa) yang kemudian menjadi nama dari makanan ini. Kipo adalah semacam jajanan yang terbuat dari tepung ketan dengan isi parutan kelapa dan dialasi oleh daun pisang.

Ingredient







Name Of Ingredient: Zingiber officinale (Jahe)


History :
Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama Zingeron.

Jahe termasuk suku Zingiberaceae (temu-temuan). Nama ilmiah jahe diberikan oleh William Roxburgh dari kata Yunani zingiberi, dari Bahasa Sangsekerta, singaberi.


Jahe diperkirakan berasal dari India. Namun ada pula yang mempercayai jahe berasal dari Republik Rakyat Tiongkok Selatan. Dari India, jahe dibawa sebagai rempah perdagangan hingga Asia Tenggara, Tiongkok, Jepang, hingga Timur Tengah. Kemudian pada zaman kolonialisme, jahe yang bisa memberikan rasa hangat dan pedas pada makanan segera menjadi komoditas yang populer di Eropa.

Nutrient Content :
Jahe
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 79
Jumlah Lemak 0,8 g
Lemak jenuh 0,2 g
Lemak tak jenuh ganda 0,2 g
Lemak tak jenuh tunggal 0,2 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 13 mg
Kalium 415 mg
Jumlah Karbohidrat 18 g
Serat pangan 2 g
Gula 1,7 g
Protein 1,8 g
Vitamin A 0 IU Vitamin C 5 mg
Kalsium 16 mg Zat besi 0,6 mg
Vitamin D 0 IU Vitamin B6 0,2 mg
Vitamin B12 0 µg Magnesium 43 mg


Function :
Menurunkan berat badan.
Menjaga kondisi jantun.
Mengatasi mabuk perjalanan.
Mengatasi gangguan pencernaan.
Mengatasi morning sickness.
Mencegah kanker usus.
Mengobati sakit kepala.
Mengobati alergi.

Characteristic :
Ciri-ciri jahe antara lain mempunyai batang tegak, bearakar serabut dan berumbi dengan rimpang mendatar. Sedang besar kecilnya rimpang tumbuhan jahe sangat ditentukan oleh varitasnya. Rimpang jahe berkulit agak tebal membungkus daging umbi yang berserat dan mempunyai warna coklat dengan aroma khas. Bentuk daunnya berbentuk bulat panjang dan tidak begitu lebar. Bunganya berbentuk malai dan mempunyai 2 kelamin serta mempunyai 1 benang sari dan 3 putik bunga. muncul pada ketiak daun denn posisi duduk.

Daily Activity ( English Version)


Today  I will tell you my activities during my practice in the kitchen, today I came somewhat faster before 7 am so I also woke up so fast because  today we  introduced of ingredients / ingredients by senior because yesterday there was one of us who did not know very well how to distinguish food and incorrectly incorporating food into the food, which in turn destroys the taste of the food that makes the taste of the food turn out to be weird, but it makes us know more of the ingredients more and hopefully nothing goes wrong.


At 08: 00-09: 10 we described various ingredients namely garlic, onion, shallot, gangala, turmeric kencur, and ginger, other ads such as sesame oil, olive oil and soya oil. Various differentiates that the material has different characteristics such as.

1. Garlic has characteristics such as has a white skin and a distinctive aroma.

2. Shallot has characteristics such as having a red colored skin or purplish and have a distinctive aroma.

3. Onion has a distinctive aroma and has a brown color orange but this one is almost equal to shallot he has the same texture with shallot.

4. Galangal or galangal is most different from turmeric, kencur and ginger, the aroma is very distinctive and the texture in this galangal fibrous.

5. Turmeric has a skin texture that is almost the same as ginger and kencur, just course this turmeric can be distinguished from the orange or yellow.

6. Ginger has the same skin texture with turmeric and kencur, inside it is colored puth and has a sharp aroma.

7. Kencur has the same texture with ginger it's just cleaner skin than ginger, because the ginger is more coarse while the kencur is smoother and cleaner.



Today we planned to make a mini burger to help semester four but after Mr. Ical went to our class and start wanting to show it was stove in the cold kitchen that will be used by the lecturer was not working and finally we were sent home, all the products we made today we saved in the chiller that we had time to prepare, we also confused why was told to go home so one of our classmates went back to the cold kitchen to explain and to the lecturer about the problem but still we were told to go home, so today we were not doing anything except prepared that we made before and also introduction of materials by senior and we were told to go home without general cleaning.

Daily Activity ( Indonesian Version)


Hari ini kembali saya akan menceritakan aktivitas saya selama saya praktek di kitchen, hari ini saya agak datang lebih cepat yaitu sebelum jam 07.00 jadi saya juga bangun begitu cepat karena hari ini kami akan pengenalan bahan/ingredients oleh senior karena kemarin ada salah satu dari kami yang belum mengetahui betul membedakan bahan makanan dan salah memasukkan ke makanan yang akibatnya merusak rasa makanan yang membuat rasa makanan tersebut berubah menjadi aneh, namun itu membuat kami lebih mengenal lebih banyak bahan lagi dan semoga tidak ada yang salah lagi.

Pada pukul 08:00-09:10 kami dijelaskan berbagai bahan yaitu garlic,onion,shallot,gangala,kencur turmeric,dan ginger, adsapun yang lain yaitu minyak wijen,olive oil dan soya oil. Berbagai macam perbedann bahwa bahan tersebut memiliki ciri yang berbeda seperti.
1. Garlic dia meiliki ciri seperti meiliki kulit berwarna putih dan aroma yang khas.
2. Shallot dia meiliki ciri seperti memiliki kulit berwana merah atau keunguan dan meiliki aroma            yang khas.
3. Onion dia memiliki aroma yang khas dan memiliki kulit berwarna oren kecoklatan namu dalam          nya hamp;ir sama dengan shallot dia memiliki tekstur berlampis sama dengan shallot.
4. Galangal atau lengkuas dia paling beda dari turmeric,kencur dan ginger,aromanya sangat khas            dan tekstur dalam galangal ini berserat.
5. Turmeric dia memiliki tekstur kulit yang hampir sama dengan ginger dan kencur, hanaya saja               turmeric ini bisa di bedakan dari dalamnya yang berwarna orange atau kuning.
6. Ginger dia memiliki tekstur kulit yang sama dengan turmeric dan kencur, di dalamnya berwarna           puth dan meiliki aroma yang tajam.
7. Kencur dia meiliki tekstur yang sama dengan ginger hanya saja dia lebih bersih kulitnya dari            pada ginger, karena ginger lebih kasar sedangkan kencur lebih halus dan bersih.


Rencana hari ini kami membuat mini burger membantu semester empat namun setelah Pak Ical masuk ke kelas kami dan memulai ingin showing ternyata stove yang ada dia cool kitchen yang mau dipakai oleh dosen itu tidak berfungsi dan akhirnya kami disuruh pulang, semua product yang kami buat hari ini kami simpan di chiller yang sudah sempat kami prepare, kami juga bingung kenapa disuruh pulang jadi salah satu dari teman kelas kami masuk lagi ke cool kitchen untuk menjelaskan dan kepada dosen tentang masalah tersebut namun tetap kami disuruh pulang, jadi hari ini kami tidak doing apa kecuali prepare yang kami buat sebelumnya dan juga pengenalan bahan oleh senior kamipun disuruh pulang tanpa general cleaning.



Rabu, 02 Mei 2018

Utensil & Equipment

1.Pie Maker


Function : to make a pie
Material : Metal
cleaning : di lap menggunakan handuk basah,tetapi di lap pada saat permukaannya sudah dingin.


2.Hotdog grill 



Function: untuk memudahkan dalam grill sosis
Material: metal
Cleaning: sikat dengan menggunakan cairan pembersih lalu bilas dengan air bersih.

3.Cone maker






Function: untuk membuat cone
Material: aluminium
Cleaning: bersihkan dengan napkin atau kain basah


4.Deep fat fryer



Function : untuk menggoreng dalam jumlah banyak
Material : aluminium and iron
Cleaning : di lap dengan cairan pembersih lalu bisa dengan air



5.Double Sink



Function : untuk sevagai wadah dan tempat mencuci peralatan
Material : aluminium
Cleaning : di lap dengan cairan pembersih lalu bisa dengan air

6.Small popcorn maker



Function : digunakan untuk membuat popcorn
Material : stainless steel, plastik
Cleaning : gunakan chemical lalu bilas dengan air bersih

Utensil dan Equipment